Dukung Program Presiden & Perjuangkan Maluku, Gubernur HL Temui Menhub-Wamentan
menhub

AMBON,Nunusaku.id,- Sekali dayung dua tiga pulau terlampaui. Pepatah usang itu yang sementara diterjemahkan oleh Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa (HL). Perjuangan untuk Maluku belum berhenti. Pusat ibukota negara menjadi ruang komunikasi, kolaborasi dan sinergi.

Langkah Upulatu tanah Raja-raja tak berhenti di satu titik saja. Butuh dua tiga bahkan seribu langkah taktis untuk menenun asa, merajut masa depan Maluku untuk duduk sama rendah, berdiri sama tinggi dengan daerah lainnya di Indonesia.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Badan Gizi Nasional (BGN), Menteri PPN/Bappenas hingga Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) sudah didatangi. Sejumlah hasil lobi sudah dikantongi, siap direalisasikan pada waktunya.

Kini giliran Menteri Perhubungan (Menhub), Dudi Purwagandhi dan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryano yang ditemui hanya berselisih beberapa jam namun di hari yang sama, Senin 7 Juli 2025. Misi utama yang dibawa Gubernur HL jelas yakni mendukung penuh Asta Cita Presiden Prabowo di bidang pertanian terkait program swasembada pangan.

Dilain sisi, misi perjuangan bagi Maluku untuk persoalan mengatasi aksesibilitas, menyambungkan “jembatan” hidup masyarakat petani, nelayan di pulau-pulau melalui hadirnya proyek strategis nasional (PSN) juga tak kalah pentingnya ditempuh.

Bertemu Menhub yang didampingi pejabat teras Kemenhub seperti Dirjen Perhubungan Laut, Dirjen Perhubungan Udara, Direktur Kepelabuhan dan Direktur Bandar Udara, tiga hal konkrit diminta Gubernur HL.

Yaitu terkait proyek pengembangan Maluku Integrated Port atau pelabuhan Maluku terintegrasi, transportasi antar pulau di Maluku dan mendukung pengembangan banda sebagai kawasan pariwisata.

Sementara ketika berjumpa koleganya sesama kader Gerindra, Wamentan Sudaryono di Bruule House gedung The Energy Jakarta, orang nomor satu di Maluku itu tak datang dengan tangan kosong atau untuk “omon-omon”. Tapi membawa bukti komitmen dari daerah “proposal kesiapan provinsi Maluku dalam mendukung swasembada pangan nasional tahun 2025”.

Secara umum, proposal kesiapan itu meliputi perluasan lahan untuk padi sawah, jagung, irigasi tersier, dukungan pengembangan komoditas unggulan perkebunan tanaman pala, cengkeh, kepala, kakao serta dukungan alat mesin pertanian (Alsintan) bagi petani.

Usulan Alsintan antaranya, tractor roda empat sebanyak 90 unit, tractor roda dua sebanyak 181 unit, Raistrasplenter sebanyak 75 unit, pompa air sebanyak 150 unit, Kultivator 93 unit, Kombainharvestor besar 50 unit, Draiyer kapsitas 10 ton sebanyak 22 unit, RMU kapasitas 6 ton sebanyak 20 unit, RMU kapasitas 3 ton 14 unit dan Cornsheller sebanyak 30 unit.

Sebagai dua orang yang cukup dekat dan sudah mengenal satu sama lain sangat lama, Wamentan tentu saja menyambut baik 6 program usulan Gubernur. Dar, sapaan akrab Wamen berjanji akan merealisasikan terkait kebutuhan Maluku dalam mendukung swasembada pangan.

“Saya minta Dinas Pertanian untuk menyiapkan Calon Petani Calon Lahan (CPCL). Untuk permintaan Alsintan disesuikan dengan kebutuhan real petani, serta mendorong pinjaman KUR untuk Alsintan,” ungkap Wamen Sudaryono.

Terkait hilirisasi, Wamen menawarkan untuk dikembangkan beberapa komoditas strategis di Maluku. Kakao, mete, juga tanaman rempah seperti pala dan cengkeh.

“Untuk mendukung rencana hilirisasi kelapa dalam di Maluku, kami akan memfasilitasi investor yang akan berinvestasi pada industri pengolahan kelapa di Maluku,” janji Wamen mengunci cakapan penuh kehangatan dan kekeluargaan dengan Gubernur HL. (NS)

 

Views: 57
Facebook
WhatsApp
Email