
AMBON,Nunusaku.id,- Polda Maluku dan jajaran mulai melakukan kegiatan penindakan terhadap balapan dan kebut-kebutan liar.
Tercatat sebanyak 7 pelaku balap liar diamankan di ruas jalan Jenderal Sudirman (depan Pos Lantas) dan jalan Rijali (depan Mapolda Lama), Kota Ambon, Rabu (21/2) dinihari.
Selain diproses sesuai hukum yang berlaku, identitas para pelaku juga didata dan akan dimasukan dalam catatan SKCK yang bersangkutan bahwa dirinya pernah melanggar hukum.
“Kegiatan penindakan kebut-kebutan liar akan dilaksanakan rutin dan berkelanjutan dan sebagai target operasi untuk memberi perlindungan dan kenyamanan terhadap masyarakat umum,” tegas Kapolda Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif di Ambon, Rabu (21/2).
Balapan liar di jalan raya pada tengah malam menurutnya, sudah banyak menjatuhkan korban sia-sia. Selain itu kegiatan kumpul-kumpul tengah malam tanpa alasan yang jelas, dapat berpotensi terjadinya kriminalitas bahkan konflik antar masyarakat.
“Saya sudah perintahkan untuk tindak dan proses hukum para pelaku balap liar tersebut dan datakan serta lakukan pencatatan di SKCK perorangan bila yang bersangkutan mengurus SKCK di Polri,” katanya.
Ditegaskan, pelaku balap liar yang memiliki catatan di SKCK bahwa Ia pernah melanggar hukum, akan menjadi resikonya sendiri.
“Tentu akan menyulitkan para pelaku itu sendiri nantinya, ditengah makin selektifnya perusahaan atau instansi yang ingin menerima pekerja atau pegawai yang memiliki catatan atau perilaku yang tidak pernah melakukan pelanggaran hukum,” jelasnya.
Kapolda berterima kasih kepada tokoh-tokoh masyarakat dan pemerhati sosial yang memberi dukungan terhadap hal itu sebagai upaya memberi ketentraman dan keamanan serta kenyamanan masyarakat di jalan raya.
“Tidak boleh dibiarkan tanpa ada solusi tegas dan terukur, tidak hanya sebatas pembinaan-pembinaan yang sudah berkali kali dilakukan oleh Polri, tapi kemudian dilanggar lagi oleh para pelaku tanpa adanya sangsi hukum yang tegas,” ungkapnya.
Kepada Pemerintah Daerah, dirinya juga menghimbau agar turut aktif menangani persoalan tersebut.
“Peran orang tua juga sangat penting untuk ingatkan dan menjaga anak dan keluarganya, sehingga tidak terlibat balapan dan kebut-kebutan liar yang nanti malah merugikan masa depannya sendiri,” harapnya. (NS)

