Edukasi Literasi Digital ke Orang Tua, KMJ Sumber Kasih Apresiasi Diskominfo
IMG-20250625-WA0010

AMBON,Nunusaku.id,- Ketua majelis Jemaat GPM Sumber Kasih, Pdt Ny. Masrikat/Peea mengapresiasi dan berterima kasih kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Dinas Kominfo.

Lantaran lewat dinas yang dipimpin Ronald Lekransy itu, memilih jemaatnya terutama para orang tua sebagai sasaran kegiatan sosialisasi literasi digital yang bertemakan “pengawasan orang tua bagi anak di ruang Medsos”, Selasa 24 Juni 2025.

Menurutnya Masrikat, kegiatan ini sangat penting. Sebab orang tua sudah tidak bisa lagi berdiam diri saat anaknya semakin aktif di ruang digital. Dengan memanfaatkan media sosial (Medsos) secara bebas, dikhawatirkan bukan cuma berdampak baik bagi anak, tetapi juga dampak negatif.

“Ada banyak masalah yang dihadapi anak moderan saat ini, termasuk ganguan mental akibat orang tua secara dini tidak mengawasi aktifitas anak di Medsos,” ungkapnya.

Pasca sosialisasi dia berharap, kurang lebih 150 orang tua dalam Jemaat yang terlibat nantinya memiliki pengetahuan yang cukup untuk mendampingi dan mengawasi anak-anaknya di ruang Medsos.

Sementara itu, staf ahli Walikota bidang Ekonomi, Pembangunan dan KESRA, Sekaligus Plt. Kadis Kominfo Sandi Ronald Lekransy mengatakan, pengawasan orang tua sangat penting dalam memantau aktivitas anak di ruang Medsos.

“Saat ini tantangan orang tua ialah memastikan agar anak terhindar dari bahaya seperti Cyberbulling (perundungan online), Predator (child Grooming), dan ketagihan Gadget. Karena masing-masing penyebab ini akan berdampak buruk bagi kesehatan mental dan masa depan anak,” sebutnya.

Untuk mengatasinya, tambah Lekransy, orang tua perlu untuk memantau Gadget anak, batasi waktu penggunaan gadget, ajak anak untuk berkomunikasi (berbicara jujur) dan orang tua harus menjadi contoh yang baik.

“Dalam tanggungjawab itu, Kominfo sudah lakukan sosialisasi Literasi digital kepada kurang lebih 1000 anak remaja dan pemuda di kota Ambon. Sasaran kali ini orang tua dengan harapan mereka dapat mengetahui, memahami resiko dan tantangan apa yang dapat berdampak buruk bagi anaknya ketika tidak diawasi di ruang digital,” pungkasnya. (NS/MC)

Views: 1
Facebook
WhatsApp
Email