Satu Orang Meninggal Tertimpa Tanah Longsor di Ambon
IMG-20250622-WA0000

AMBON,Nunusaku.id,- Cuaca ekstrim berupa hujan lebat disertai angin kencang kembali melanda Kota Ambon sejak Jumat hingga Sabtu, 21 Juni 2025.

Tak ayal, sejumlah kawasan yang merupakan langganan banjir pun tak kuasa menahan derasnya amukan air. Misalnya di kawasan Pulugangsa, Batumeja, Batugajah, Galala hingga Passo.

Hal itu terpantau dari beragam video yang dibagikan warga kota Ambon ke sejumlah platform media sosial seperti WhatsApp, Instagram maupun Tiktok.

“Lagi berurusan dengan banjir, selamatkan barang-barang agar tidak parah,” sebut Dea, warga Pulugangsa.

Sementara di Kelurahan Batumeja, rumah milik keluarga Nahumury rusak karena diterpa longsoran talud di bagian atas akibat hujan deras seharian.

Syukur tak ada korban jiwa. Namun untuk alasan keslamatan, anggota keluarga sementara diungsikan ke rumah tetangga yang lebih aman.

Walikota Ambon Bodewin Wattimena yang dikonfirmasi membenarkan, banjir, tanah longsor hingga pohon tumbang terjadi di kota yang dipimpinnya sejak cuaca ekstrim melanda dua hari terakhir.

“Banyak tempat lah, banjir dan longsor. Di Galala, Hative Kecil, Passo, Batugajah, Batumeja, Pulugangsa, Batu Gantong dan lainnya, banyak itu. Ini kondisi yang tidak bisa kita hindari,” sebutnya via seluler, Minggu (22/6) dini hari.

Dari banyaknya titik longsor dan banjir itu, menurut data yang dilaporkan tim BPBD maupun Camat, Lurah dan Raja/Kades kata Bodewin, terdapat satu korban jiwa meninggal karena tertimpa longsor di Batu Gantong Goga RT 003/RW 005.

“Dari laporan yang masuk terus ke grup pemerintah, tercatat ada satu korban (tertimpa longsor-red) di Batu Gantong Goga,” urainya.

Data satu korban jiwa meninggal tertimpa tanah longsor itu pun terkonfirmasi benar adanya sesuai update bencana yang dikeluarkan BPBD Kota Ambon per pukul 00.27 WIT, Minggu 22 Juni 2025.

Dirinya meminta doa dari masyarakat kota Ambon agar tidak ada lagi korban jiwa di tempat lain dan cuaca ekstrim ini bisa mereda dan berakhir.

“Data masih terus di-update dari tim di lapangan sampai tengah malam ini. Doakan semoga tidak ada lagi korban,” ungkap Bodewin.

Ditambahkan, Pemkot Ambon tidak lepas tangan dengan terus melakukan langkah-langkah siaga dengan mengerahkan seluruh aparatur untuk pantau wilayah masing-masing dan segera lakukan tindakan tanggap darurat jika dibutuhkan. (NS)

Views: 15
Facebook
WhatsApp
Email