
AMBON,Nunusaku.id,- Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa melepas keberangkatan 1.086 Jamaah Calon Haji (JCH) Embarkasi Antara Provinsi Maluku tahun 1446 H/2025 Masehi di Asrama Haji Waiheru Kota Ambon, Kamis (15/5/25).
Pelepasan ditandai dengan penyerahan pataka Provinsi Maluku dari Gubernur kepada perwakilan Jamaah Calon Haji dan petugas pendamping Jamaah, yang disaksikan Wakil Gubernur (Wagub) Maluku Abdullah Vanath dan Forkopimda, Kakanwil Kemenag Maluku, serta stakeholder lain serta para Jamaah.
Menurut Gubernur, momentum pelepasan keberangkatan Jamaah Haji ini adalah hari yang penuh berkah dan kebahagiaan. Sebab bukan hanya perjalanan fisik, tapi merupakan perjalanan spiritual yang akan membawa perubahan besar dalam hidup setiap Jamaah.
“Semoga bapak/ibu para Jamaah selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa. Diberi kesehatan, kekuatan dan kemudahan dalam menjalani setiap rangkaian ibadah haji. Agar mulai dari berangkat sampai kembali ke Maluku dalam keadaan sehat dan berkumpul bersama keluarga nanti,” harap Lewerissa.

Selama 40 hari ibadah di tanah Suci, orang nomor satu di Maluku itu minta pergunakan waktu tersebut dengan baik untuk memperbanyak ibadah seperti berzikir, berdoa, bersadakah dan tawakal, sehingga di akhir nanti menjadi haji yang Mabrur.
Menurutnya, ibadah haji merupakan tugas nasional. Karena itu pemerintah provinsi terus berkoordinasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk melakukan yang terbaik. Berbagai upaya pembinaan, pelayanan dan perlindungan serta kemudahan selalu disiapkan dari tahun ke tahun.
“Salah satunya dengan mempersiapkan Embarkasi Haji Antara Maluku. Sehingga Jamaah Haji Maluku tidak lagi melalui Embarkasi Makassar. Ibadah haji bukan saja tentang melaksanakan rukun dan amalannya, tetapi juga tentang membangun persaudaraan dan Ukhuwah Islamiah,” akunya.
Gubernur tak lupa berpesan kepada Jamaah Haji Maluku agar junjung tinggi martabat bangsa dan daerah ini. Tunjukkan kepribadian sebagai umat Islam Indonesia yang berkeadaban tinggi.
“Secara khusus, sebagai kepala daerah dan masyarakat Maluku, kami mohon agar saudara-saudara para Jamaah Haji dapat mendoakan Provinsi Maluku yang kita cintai ini tetap tentram, aman dan terhindar dari semua bencana,” pinta HL, sapaan akrabnya.
Sementara, Kakanwil Kemenag Maluku, M. Yamin mengatakan, keberangkatan Jamaah Haji Maluku akan dilakukan dalam tiga kloter, dimulai 16-19 Mei 2025 dengan maskapai Lion Air ke Makasar dan lanjut menggunakan maskapai Garuda Indonesia ke Mekkah.
Nantinya, 1.086 Jamaah dan 9 petugas haji daerah akan kembali di rentan waktu 27, 28 dan 29 Juni 2025 dengan Garuda Indonesia dari Mekkah ke Jakarta dan tiba di Ambon dengan Lion Air.
“Dari 1.086 Jamaah Haji, terdiri dari laki-laki 456 orang dan perempuan 620. Dengan Jamaah tertua dari Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Abdul Kadir Rumalean berusia 96 tahun. Sedangkan Jamah termuda dari Kota Tual berusia 18 tahun Andi Muhamad Alkhodir,” terang Yamin.
Dirinya berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Maluku dalam hal ini Gubernur dan Wakil Gubernur yang walau ditengah efisiensi anggaran, tetap peduli dan perhatian dengan mengalokasikan anggaran senilai Rp 12 Miliar untuk pembiayaan penyelenggaraan Haji Maluku. (NS)





