62 Stan UMKM Lokal Meriahkan Expo Unpatti 2025
ekspo Unpatti

AMBON,Nunusaku.id,- Pameran atau ekspo Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) 2025 sebagai ruang kreatif dan inovasi bagi pelaku usaha lokal kembali dihadirkan Universitas Pattimura (Unpatti).

Kegiatan yang dipusatkan di kampus bertajuk Hottumesse ini resmi dimulai pada Senin (17/11/2025) dan dijadwalkan berlangsung selama dua hari, dengan menyertakan 62 stand UMKM lokal.

Mewakili Rektor, Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan, Pieter Kakisina saat membuka ekspo UMKM, menegaskan, perguruan tinggi memegang peran penting sebagai penggerak inovasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Ekspo ini bukan hanya agenda pameran biasa, melainkan bagian dari upaya Unpatti memperkuat riset dan jejaring kerjasama, terutama dalam sektor kelautan dan perikanan yang menjadi kekuatan utama Maluku,” tandasnya.

Ia menilai kegiatan tersebut mampu menjadi ruang pertemuan strategis antara kampus, UMKM, dan pemangku kepentingan lainnya.

“Melalui ekspo ini, kita ingin membuka jalan bagi hadirnya inovasi yang lahir dari kolaborasi. Produk lokal Maluku harus naik kelas dan mampu menjawab tantangan kemandirian pangan,” kata Kakisina.

Kakisina juga berharap kegiatan tahunan tersebut dapat memotivasi mahasiswa dan generasi muda untuk terjun ke dunia wirausaha berbasis potensi daerah, sekaligus memperluas pasar produk-produk unggulan Maluku.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Ekspo UMKM, Megi Mailoa menjelaskan, kegiatan tahun ini mengangkat tema “Pengembangan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Unggulan Daerah untuk Mendukung Kemandirian Pangan.” sebagai upaya memperkuat fokus Unpatti dalam mendorong riset terapan dan inovasi berbasis kearifan lokal.

“Sebanyak 62 stan berpartisipasi dalam ekspo, terdiri dari UMKM, komunitas kreatif, pusat studi Unpatti, kelompok mahasiswa, serta mitra pemerintah dan swasta,” jelasnya.

Dia berharap, Ekspo tahun ini menjadi sarana memperkuat jejaring usaha dan memperluas pasar bagi UMKM, sekaligus mempertegas komitmen Unpatti dalam mendorong pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal.

“Ragam produk dipamerkan, mulai dari inovasi olahan hasil laut, pertanian, kerajinan, hingga teknologi berbasis riset kampus,” bebernya.

Selain pameran, pengunjung dapat menikmati berbagai kegiatan pendukung seperti demo produk, penjurian stan terbaik, hingga sejumlah acara hiburan yang melibatkan komunitas kreatif. (NS)

Views: 3
Facebook
WhatsApp
Email