451 Tahun Ambon, Bank Maluku-Malut Perkuat Kolaborasi Menuju Kota Semakin Digital
IMG-20260908-WA0007

AMBON,NUNUSAKU.ID,— Perayaan 451 tahun Kota Ambon bukan sekadar penanda bertambahnya usia sebuah kota. Dibalik momentum tersebut, tersimpan harapan tentang Ambon yang semakin maju, pelayanan yang semakin mudah, serta kehidupan masyarakat yang ikut bergerak mengikuti perkembangan zaman.

Ditengah perubahan itu, transformasi digital menjadi salah satu wajah baru pembangunan Kota Ambon. Pemerintah daerah tidak lagi hanya dituntut menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga membangun sistem pelayanan dan transaksi yang cepat, aman, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Semangat tersebut mendapat dukungan dari PT Bank Pembangunan Daerah Maluku dan Maluku Utara atau Bank Maluku-Malut.

Direktur Utama Bank Maluku-Malut, Syahrisal Imbar, melihat perkembangan Kota Ambon dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan arah yang semakin positif.

Ia secara khusus menilai kepemimpinan Walikota Ambon Bodewin Wattimena telah membawa semangat pembangunan yang semakin dekat dengan transformasi digital.

“Saya melihat Kota Ambon dibawah kepemimpinan Bapak Walikota Bodewin Wattimena semakin maju, semakin digital, dan rakyatnya semakin sejahtera,” kata Syahrisal di Ambon, Senin (7/9).

Menurutnya, kemajuan sebuah kota tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari bagaimana pemerintah, masyarakat dan dunia usaha dapat membangun hubungan yang semakin kuat.

Berbagai kegiatan yang dilakukan Pemerintah Kota Ambon, kata dia, turut menciptakan ruang perjumpaan sekaligus mempererat hubungan masyarakat dari berbagai golongan.

Dalam konteks itu, Bank Maluku Malut memastikan akan terus menjadi bagian dari proses pembangunan melalui kolaborasi di berbagai sektor.

Syahrisal mengatakan, dukungan Bank Maluku Malut terhadap pembangunan Kota Ambon dilakukan dalam berbagai bentuk. Salah satunya melalui sektor pembiayaan dengan kerja sama pemberian kredit,
Namun, dukungan tersebut tidak berhenti pada sektor keuangan.

Bank Maluku Malut juga mengambil bagian dalam mendorong digitalisasi berbagai aktivitas pemerintahan dan ekonomi masyarakat. Penyediaan alat perekam pajak serta dukungan terhadap digitalisasi pasar menjadi beberapa bentuk kolaborasi yang telah dilakukan.

“Kami dari Bank Maluku Malut pasti siap untuk mensupport, terutama dari semua sisi, baik dari sisi keuangan melalui kerja sama pemberian kredit, kemudian juga support dari sisi digital,” ujarnya.

Bagi Syahrisal, digitalisasi menjadi kebutuhan yang tidak bisa lagi dipisahkan dari perkembangan sebuah kota. Teknologi harus mampu membuat aktivitas masyarakat menjadi lebih mudah sekaligus membantu pemerintah meningkatkan efektivitas pelayanan dan pengelolaan transaksi.

Dukungan itu juga diperkuat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dijalankan Bank Maluku Malut.

“Kami dukung juga dari sisi CSR. Kami yakin kedepan Kota Ambon makin maju dan makin digital,” katanya.

Disisi lain, Bank Maluku Malut juga terus mendorong masyarakat agar semakin mengenal dan memanfaatkan layanan perbankan.

Program literasi keuangan menjadi salah satu instrumen yang digunakan untuk memperkenalkan masyarakat pada sistem transaksi perbankan, sekaligus mendorong terbentuknya masyarakat yang semakin terbiasa menggunakan transaksi non-tunai.

Syahrisal menyebut, salah satu kelompok yang menjadi perhatian adalah pelajar. Perluasan kepemilikan rekening bagi pelajar diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk memperkenalkan budaya menabung sekaligus penggunaan layanan perbankan sejak dini.

“Kami melakukan kegiatan literasi dengan tujuan agar masyarakat bisa mengenal bank dan tentu dalam bertransaksi menggunakan kartu dan ATM,” jelasnya.

Menurutnya, semakin banyak masyarakat beralih menggunakan transaksi digital, maka penggunaan uang tunai secara perlahan dapat dikurangi.

Perubahan pola transaksi itu juga diharapkan mampu mengurangi kepadatan pelayanan secara langsung di teller bank, karena sebagian kebutuhan transaksi dapat dilakukan melalui kanal digital maupun mesin ATM.

“Sehingga penggunaan uang tunai makin berkurang dan tentu aktivitas di teller-teller bank tidak terlalu padat. Saya kira kami melakukan switching untuk transaksi keuangan menjadi digital,” ungkap Syahrisal.

Percepatan digitalisasi juga membawa tantangan baru. Semakin banyak aktivitas masyarakat yang berpindah ke ruang digital, semakin besar pula kebutuhan untuk memastikan keamanan sistem.

Karena itu, Bank Maluku Malut menempatkan keamanan siber sebagai bagian penting dalam pengembangan layanan digital.

Syahrisal mengatakan pihaknya terus melakukan penguatan sistem agar layanan perbankan tetap aman dan memiliki ketahanan menghadapi berbagai potensi serangan siber.

“Kami menjaga security sistem kami agar lebih kuat dan lebih resilient terhadap serangan-serangan cyber,” tegasnya.

Selain penguatan sistem, kolaborasi dengan para pemegang saham dan berbagai pihak juga terus dilakukan. Kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat likuiditas sekaligus mendukung pengembangan layanan digital.

Usia 451 tahun menjadi momentum bagi Ambon untuk melihat kembali perjalanan panjang yang telah dilalui sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.

Bagi Bank Maluku Malut, pembangunan kota membutuhkan kerja bersama. Pemerintah membutuhkan dukungan dunia usaha, dunia usaha membutuhkan masyarakat yang produktif, sementara masyarakat membutuhkan pelayanan dan akses keuangan yang semakin mudah.

Bank Maluku Malut melihat masa depan Ambon sebagai sebuah perjalanan yang tidak hanya berbicara tentang pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tentang bagaimana teknologi dapat digunakan untuk menciptakan pelayanan yang lebih efektif dan kehidupan masyarakat yang lebih praktis.

Semangat tersebut menjadi bagian dari ucapan HUT ke-451 Kota Ambon yang disampaikan Syahrisal Imbar: sebuah harapan agar Ambon terus bergerak maju, semakin digital, dan pada akhirnya membawa manfaat yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat.

“Selamat HUT Kota Ambon ke-451. Kami yakin ke depan Kota Ambon makin maju dan makin digital,” pungkasnya. (NS-02)

Views: 16
Facebook
WhatsApp
Email