322 JCH Kota Ambon Dilepas ke Tanah Suci
oppo_2

AMBON,Nunusaku.id,- Sebanyak 322 jamaah calon haji (JCH) Kota Ambon dilepas Penjabat Walikota Ambon Dominggus N. Kaya untuk diberangkatkan menjalankan ibadah haji di tanah suci Makkah, Selasa (28/5).

Pelepasan ditandai dengan penyerahan pataka Kota Ambon dari Penjabat Walikota kepada pimpinan rombongan, serta pemberian paket bantuan Pemerintah Kota (Pemkot) kepada JCH yang diserahkan Penjabat Walikota, Ketua DPRD dan Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon Agus Ririmasse di Gedung Ashari Al-fatah.

“Dari 322 JCH kota Ambon itu, 181 orang diantaranya perempuan, sisanya 141 laki-laki. Mereka terbagi dari 195 JCH asal Kecamatan Sirimau, 78 orang dari Kecamatan Baguala, 35 orang dari Kecamatan Nusaniwe dan Teluk Ambon 16 orang,” urai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kota Ambon Fachrurrozi Hasanussi.

Kepada 322 JCH Kota Ambon, Penjabat Walikota mintakan agar dapat menjadi panutan dan teladan yang baik kepada JCH dari provinsi lain selama menjalankan ibadah haji di tanah suci Makkah.

Selain itu, Boy sapaan akrab Penjabat Walikota juga minta para JCH agar patuh dan mengikuti semua aturan serta mendengarkan setiap arahan dari pendamping sebelum dan saat menjalankan ibadah.

“Terpenting tentu jaga kesehatan, kebugaran tubuh dan pola hidup sehat. Istirahat cukup agar bisa dijalankan ibadah dengan baik hingga selesai. Menjaga diri, jaga kesabaran dan syukur. Pererat Ukhuwah Islamiah, laeng jaga laeng,” pesannya.

Lebih lanjut menurut Kaya, dalam proses ibadah haji ini, Pemkot Ambon turut memberi berbagai dukungan kepada JCH.

Mulai dari layanan kesehatan, Manasik Haji, memfasilitasi keberangkatan dan kepulangan JCH, memfasilitasi proses embarkasi dan debarkasi serta memfasilitasi 2 orang pendamping haji.

“Termasuk memberi uang saku sebesar Rp 1 juta/orang. Kami harapkan para JCH tidak melihat nilai besar kecilnya. Tapi bagaimana ini sebagai bentuk perhatian dan kepedulian Pemkot Ambon kepada 322 JCH agar proses ibadah haji berjalan baik dan selesai dengan menjadi haji yang Mabrur,” pungkasnya.

Diketahui, untuk JCH yang termuda ialah Sri Mutiara Sahfat binti Sahrir dengan usia 27 tahun 3 bulan, kelahiran Bantaeng 2 Februari 1997.

Sedangkan JCH tertua bernama Langkono bin La Aji, 84 tahun 2 bulan kelahiran Maros, 21 Maret 1940. Ke-322 JCH akan mulai berangkat pada 31 Mei 2024. (NS)

 

Views: 5
Facebook
WhatsApp
Email