
AMBON,Nunusaku.id,- Sebanyak 280 personel gabungan dari Polda Maluku, Polresta Pulau Ambon, dan Polres Maluku Tengah (Malteng) diterjunkan mengamankan event Banda Heritage Festival (BHF) 2025.
Festival dijadwalkan berlangsung mulai 26-29 November 2025, dengan agenda budaya, sejarah, parade laut, hingga kunjungan ke sejumlah situs bersejarah yang menjadi ikon Banda Neira.
Pengerahan personel ini merupakan hasil keputusan operasional usai dilakukannya rapat besar kesiapan pengamanan yang digelar pekan ini.
Festival yang dipusatkan di Kepulauan Banda itu diperkirakan menghadirkan ribuan wisatawan, komunitas budaya, delegasi pemerintah pusat, hingga tamu VVIP termasuk sejumlah menteri.
Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi menjelaskan, 280 personel yang diterjunkan merupakan personil gabungan Polda, Polresta Ambon serta Polres Malteng.
“Pengamanan dilakukan secara berlapis. Penempatan personel telah disesuaikan dengan peta kerawanan, alur kegiatan, serta distribusi massa di sejumlah lokasi utama festival,” ujarnya, Sabtu (22/11).
Pengamanan tidak hanya mencakup area acara, tetapi juga jalur laut, titik kedatangan wisatawan, penginapan, lokasi heritage, hingga rute kunjungan pejabat pemerintah.
Diantara tugas utama personel adalah mengamankan pergerakan pejabat tinggi negara. Unit Walpri dan Patwal disiagakan penuh mengikuti SOP pengawalan VVIP.
“Beberapa pejabat pusat dan tamu negara dijadwalkan hadir. Semua prosedur pengamanan VIP telah dipersiapkan secara detail oleh Polda Maluku.” ungkapnya.
Selain itu, personel gabungan juga ditugaskan pada pengendalian massa, pengaturan arus wisatawan, pengamanan transportasi laut, serta mitigasi potensi gangguan cuaca dan gelombang di wilayah Banda.
Polda Maluku menekankan, seluruh personel wajib kedepankan pendekatan humanis, komunikatif, dan ramah. Aparat diminta tidak hanya menjaga keamanan fisik, tetapi juga hadirkan rasa nyaman bagi semua peserta festival.
“BHF adalah etalase budaya Maluku. Kita ingin pengunjung pulang dengan pengalaman positif, bukan hanya karena indahnya Banda, tetapi juga karena profesionalisme Polri,” tegas Umasugi.
Dengan pengerahan 280 personel ini, Polda Maluku tegaskan komitmennya menjaga nama baik daerah dan memastikan seluruh rangkaian festival berjalan aman, tertib, dan berkesan. (NS)





