208 Tahun Perjuangan Martha Christina Tiahahu, Gubernur: Inspirasi Generasi Muda Maluku Bangkit Sebagai Pejuang Pembangunan
gub marta

AMBON,Nunusaku.id,- Sejak dipercaya rakyat Maluku memegang komando kepemimpinan sejak 20 Februari 2025 lalu atau 10 bulan lamanya, Gubernur Hendrik Lewerissa (HL) pun dengan gagah dan bangga untuk pertama kalinya memimpin peringatan 208 tahun perjuangan pahlawan nasional Martha Christina Tiahahu.

Yah, ini kali perdana Gubernur HL memimpin momen istimewa tersebut tepat di monumen perjuangan sang pahlawan wanita asal negeri Abubu yang berada di kawasan Karang Panjang Ambon, Jumat (2/1/26).

Upacara peringatan berlangsung lancar penuh khusyuk dan khidmat. Gubernur dan para peserta upacara yang didominasi kaum wanita dari berbagai organisasi/instansi larut dalam semangat patriotisme sang pahlawan yang walau masih belia kala itu, tapi berani dan gigih berjuang bagi tanah tumpah darahnya.

Gubernur lantas mengenang perjuangan Martha Christina Tiahahu. Baginya, sang pahlawan wanita satu-satunya dari Maluku itu mewariskan dua pelajaran yang sangat berharga bagi generasi muda Maluku dan Indonesia pada umumnya masa kini.

Pertama, usia muda bukanlah periode waktu untuk dinikmati dengan hidup berfoya-foya, dan bersikap hedonis. Tetapi sebuah usia emas untuk menunjukkan peran, prestasi dan eksistensi diri yang berguna bagi masyarakat, bangsa dan negara.

Kedua, keteladanan seorang Christina Martha Tiahahu juga menunjukkan bahwa perempuan Maluku tidak bisa dipandang remeh. Perempuan Maluku baik sebagai individu dan warga negara maupun sebagai sumber insan pembangunan, mempunyai hak dan kewajiban serta kesempatan yang sama dengan kaum pria di sektor publik dalam segenap kegiatan pembangunan di segala bidang kehidupan.

Sebab itu, pilihan tema “Meneladani perjuangan Martha Christina Tiahahu untuk membangun nasionalisme generasi muda Maluku” sangat relevan, karena menyoroti semangat kepahlawanan, keberanian, dan pengorbanan seorang srikandi muda dari Maluku yang dapat menjadi inspirasi abadi bagi pemuda/pemudi masa kini.

“Dengan meneladani nilai-nilai ini, generasi muda dapat menginternalisasi semangat juang Martha Christina Tiahahu untuk membangun nasionalisme yang kokoh dan relevan di era modern, terutama bagi generasi muda dan kaum perempuan Maluku untuk bangkit sebagai pejuang pembangunan, menunjukkan inovasi, prestasi dan karya nyata dalam membangun kesejahteraan rakyat,” tegas Gubernur.

Sebagai bentuk komitmen dan tekad menjaga api perjuangan Martha Christina Tiahahu agar terus menyala, pemerintah provinsi akui Gubernur, akan terus mendukung pengembangan kualitas sumber daya manusia, generasi muda Maluku, agar tumbuh sebagai generasi cerdas dan berkualitas, cerdas intelektual, spiritual dan emosional menjadi pejuang dalam pembangunan di provinsi kepulauan ini.

“Saya turut bangga menyambut gembira peringatan ini. Semoga momentum ini menjadi pengingat bagi kita untuk dapat terus mengenang patriotisme dan semangat kepahlawanan seorang Martha Christina Tiahahu, agar terus menjadi warisan sejarah yang abadi bagi setiap generasi muda Maluku,” demikian Lewerissa menegaskan penuh makna.

Upacara peringatan 208 tahun perjuangan Martha Christina Tiahahu itu dihadiri forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Maluku, pimpinan dan anggota DPRD Maluku, Ketua Tim Penggerak PKK Maluku, Walikota Ambon Bodewin Wattimena, perwakilan berbagai organisasi wanita Provinsi dan personil TNI/Polri, Polisi Wanita (Polwan), Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad), serta pimpinan OPD dan ASN lingkup Pemprov Maluku.

Momen peringatan itu semakin lengkap kala Gubernur meletakkan karangan bunga di monumen sebagai bentuk apresiasi dan rasa bangga pemerintah bersama rakyat Maluku atas perjuangan sang pahlawan wanita yang memberi keteladanan pentingnya semangat keberanian dan pengorbanan. (NS)

Views: 6
Facebook
WhatsApp
Email