
AMBON,Nunusaku.id,- Sebanyak 205 petinju dari seluruh Indonesia mengikuti kejuaraan tinju Piala Panglima TNI yang diselenggarakan pada 2 hingga 7 Desember 2024 di Kota Ambon.
Kejuaraan ini mempertandingkan 27 kelas elite untuk kategori wanita dan pria, mulai dari kelas 48-51 kg hingga 67-71 kg.
Event yang baru pertama kali dihelat itu dibuka Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo di Stadion Mandala Remaja Karang Panjang, Ambon, Senin (2/12/24).
Pembukaan tournament ini dihadiri Pj. Gubernur Maluku Sadali Ie, Kapolda Maluku Irjen Pol Eddy Sumitro Tambunan dan Forkopimda, Ketua Umum Pertina, serta PJU Kodam Pattimura, Lantamal IX/Ambon dan Lanud Pattimura.
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melalui Pangdam Pattimura mengatakan, rangkaian acara pembukaan national open tournament Tinju Piala Panglima TNI ini diselanggarakan dalam rangka memeriahkan HUT ke-79 TNI tahun 2024.
Dimana tujuan kegiatan ini untuk mempererat tali silahturahmi kebersamaan dan meningkatkan prestasi serta sportifitas para atlet prajurit TNI, Polri dan masyarakat, sekaligus mencari atlet-atlet berprestasi dalam cabang tinju.

“Selamat bertanding, raihlah prestasi terbaik. Hindari segala tindakan tidak terpuji, yang dapat mengganggu jalannya kelancaran pertandingan, sehingga terciptanya solidaritas TNI sebagaimana tujuan dari kegiatan ini,” pinta Pangdam.
Sementara, Pj. Gubernur Sadali Ie memberikan apresiasi kepada Kodam XV/Pattimura dan panitia penyelenggara, yang telah sukses menggelar turnamen bergengsi ini.
“Pemerintah dan masyarakat Maluku memberi apresiasi tinggi bagi Pangdam dan seluruh pihak yang terlibat. Kejuaraan ini tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai langkah penting dalam pengembangan olahraga tinju di Maluku,” ujar Sadali.
Pada kesempatan itu, Kodam XV/Pattimura turut memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan, sebagai wujud perhatian dan tanggungjawab sosial TNI.
Diketahui, pada hari pertama kejuaraan, sebanyak 27 pertandingan digelar untuk memperebutkan posisi di babak selanjutnya.
Dalam mekanisme pertandingan ini, sistem yang diterapkan yaitu sistem gugur, dimana setiap petinju yang kalah dalam pertandingan awal, langsung gugur dan tidak melanjutkan ke babak berikutnya. (NS)






