
AMBON,Nunusaku.id,- Polda Maluku akan melaksanakan operasi Ketupat Salawaku pengamanan Idul Fitri tahun 2024 selama 13 hari. Personel pengamanan gabungan yang akan dilibatkan sejumlah 2.725 anggota.
Diantaranya personel Polda Maluku 220 orang; TNI (AD, AL, AU) 437 orang, Polres/ta 1.746 orang; dan intansi terkait 355 orang.
“Untuk cara bertindak dalam seluruh kegiatan Ops Ketupat Salawaku 2024 sudah dimapping dan dilaksanakan seluruh personel TNI, Polri dan instansi terkait,” ungkap Kepala Biro Operasi Polda Maluku, Kombes Pol Asep Saepudin dalam rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral persiapan pengamanan hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah tahun 2024, Senin (1/4).
Rakor lintas sektoral dilaksanakan di ruang rapat utama Markas Polda (Mapolda) Maluku dipimpin langsung Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif.
Dihadiri Wakapolda Brigjen Pol Stephen Napiun, Kasdam XVI/Pattimura, Komandan Lantamal IX Ambon, dan perwakilan Kajati Maluku, serta Kabinda Maluku, beserta pejabat TNI/Polri dan Pemda Maluku.
Kapolda katakan, rakor yang digelar bertujuan untuk menyamakan persepsi baik antara Pemerintah Daerah, TNI/Polri maupun instansi terkait. Diharapkan ada keterpaduan gerak langkah di lapangan sehingga pelayanan dan pengamanan masyarakat dalam arus mudik liburan dan arus balik bisa berlangsung aman, lancar, dan kondusif.
“Rakor ini tindak lanjut dari hasil rapat koordinasi yang dilaksanakan Mabes Polri pada 20 Maret 2024. Disamping itu Rakor ini juga wujud kesiapan baik Polri, Pemda, TNI maupun instansi terkait dalam menghadapi perayaan Idul Fitri 1445 Hijriah tahun 2024,” ungkapnya.

Polri akuinya, dalam menghadapi perayaan Idul Fitri akan menggelar operasi kepolisian secara serentak di seluruh Indonesia, yaitu operasi Ketupat 2024. Operasi ini akan dilaksanakan selama 13 hari terhitung dari 4 April sampai 16 April 2024.
“Untuk kesiapan dan kelancaran operasi dimaksud, Polri melaksanakan simulasi dan koordinasi serta Rakor dengan semua pihak untuk bersama-sama bekerja sesuai bidang tugas masing-masing demi untuk kelancaran Idul Fitri 1445 Hijriah 2024,” jelasnya.
Di tempat yang sama, Kepala Kesbangpol Maluku, Deny Eduard Indey mewakili Gubernur Maluku mengaku, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat serta menjaga stabilitas ekonomi dan pangan menjelang perayaan Idul Fitri, pemerintah provinsi telah melakukan berbagai upaya guna menjaga ketersediaan stok pangan di pasar.
“Hal ini perlu ditindaklanjuti melalui kerja sama antar pihak terkait dalam upaya mengintensifkan pemantauan dan sinergi pengawasan, memastikan ketersediaan stok dan pasokan komoditas pangan, memastikan kelancaran pasokan dan komunikasi positif terhadap ketersediaan bahan pokok kepada masyarakat,” katanya.
Untuk pengamanan dan pengendalian serta ketersediaan dan kelayakan moda transportasi angkutan lebaran, diharapkan seluruh pihak terkait dapat meningkatkan kerjasama dan koordinasi. Hal ini penting untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi kelancaran arus mudik lebaran 2024.
“Untuk kelancaran mudik lebaran Pemda Maluku bersama pemerintah pusat menyediakan fasilitas mudik gratis angkutan lebaran 1445 Hijriah tahun 2004 kepada masyarakat di Maluku,” katanya.
Mengingat perayaan Idul Fitri kali ini bersamaan dengan pentahapan pasca Pemilu dan tahapan Pilkada serentak, dihimbau kepada seluruh unsur aparatur negara, baik pemerintah daerah, TNI, Polri, KPU, Bawaslu dan instansi terkait untuk meningkatkan koordinasi dan sinergitas dalam menjaga stabilitas Kamtibmas.
“Sekaligus memberikan rasa aman bagi umat Islam yang akan merayakan Idul Fitri tahun 2024,” pintanya.
Sementara Kasdam XVI/Pattimura, Brigjen TNI Agung Pambudi mewakili Pangdam katakan, untuk situasi keamanan di Maluku saat ini menunjukkan kondusifitas cukup baik.
Ini merupakan upaya seluruh stakeholder terkait dalam melakukan berbagai kegiatan untuk menciptakan keamanan dan ketertiban wilayah yang selalu terjaga terutama selama bulan Ramadhan.
“Kedepan kita semua akan menghadapi hari raya Idul Fitri. Ini adalah momen kemenangan virtual setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh. Karena itu menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan ini menjadi prioritas utama bagi kita semua,” ungkapnya.
Untuk pengamanan Idul Fitri, Kodam Pattimura akui Kasdam, akan memberikan dukungan kepada Polri untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dukungan yang diberikan tersebut mencakup berbagai aspek mulai dari penjagaan titik rawan (Pelabuhan, bandar udara, pusat keramaian, pusat rekreasi, rumah ibadah dan lain lain) patroli bersama hingga kegiatan lainnya sesuai dengan kebutuhan.
“Maluku yang memiliki keanekaragaman budaya dan agama, sikap saling menghormati dan memahami antar umat beragama sangatlah penting. Mari kita jadikan personal fitur ini sebagai momentum memperkuat persaudaraan dan meningkatkan toleransi antar umat beragama di tengah tengah masyarakat kita,” ajaknya. (NS)



