13 Tim e-Sport Maluku Bersaing Rebut Satu Tiket ke Kapolri Cup 2026
esport

AMBON,Nunusaku.id,- Polda Maluku terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pembinaan talenta digital nasional melalui penyelenggaraan Turnamen E-Sport Mobile Legends Bang-Bang Kapolda Cup Road to Kapolri Cup 2026.

Ajang yang merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini menjadi wadah pencarian atlet-atlet e-sport terbaik sekaligus mempererat sinergi Polri dengan generasi muda dalam membangun ruang digital yang sehat, produktif, dan aman.

Turnamen diikuti 13 tim itu dibuka Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Arif Budiman di Gedung Presisi Polda Maluku, Ambon, Selasa (14/7/26).

Kegiatan tersebut diselenggarakan bidang Humas Polda Maluku bekerjasama dengan Ditreskrimsus Polda Maluku dan Pengurus E-Sport Indonesia (ESI) Maluku sebagai bagian dari seleksi menuju Kapolri Cup 2026.

Pada tahap awal, sebanyak 80 tim mendaftarkan diri mengikuti turnamen Kapolres Cup. Setelah melalui proses verifikasi administrasi dan persyaratan peserta yang seluruhnya berusia 16 hingga 22 tahun serta berdomisili sesuai wilayah masing-masing, sebanyak 77 tim dinyatakan memenuhi syarat untuk bertanding.

Tim-tim tersebut berasal dari Polresta Ambon dan Pulau-Pulau Lease (35 tim), Polres Maluku Barat Daya (8 tim), Polres Tual (8 tim), Polres Pulau Buru (6 tim), Polres Seram Bagian Barat (4 tim), Polres Seram Bagian Timur (4 tim), Polres Kepulauan Aru (4 tim), Polres Maluku Tengah (3 tim), dan Polres Kepulauan Tanimbar (3 tim). Sementara Polres Buru Selatan dan Polres Maluku Tenggara tidak melaksanakan turnamen tingkat Polres.

Para juara dari masing-masing Polres kemudian berhak melaju ke tingkat Polda. Pada Turnamen Kapolda Cup tahun ini, sebanyak 13 tim tampil mewakili enam satuan kewilayahan, yakni tiga tim dari Polresta Ambon, tiga tim dari Polres SBB, tiga tim dari Polres Tual, dua tim dari Polres Maluku Barat Daya, serta masing-masing satu tim dari Polres Seram Bagian Timur dan Polres Pulau Buru.

Turnamen tingkat Polda berlangsung selama dua hari, 14–15 Juli 2026, dengan total hadiah Rp 30 juta, yakni Rp 15 juta untuk juara pertama, Rp 10 juta bagi juara kedua, dan Rp 5 juta untuk juara ketiga. Tim terbaik akan mewakili Polda Maluku pada Kapolri Cup 2026 di SMESCO Jakarta pada 24–26 Juli 2026 bersama perwakilan dari 35 Polda se-Indonesia yang memperebutkan total hadiah Rp 500 juta.

Wakapolda menegaskan, turnamen ini bukan sekadar kompetisi olahraga elektronik, tetapi implementasi nyata komitmen Polri dalam membina generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Turnamen Kapolda Cup ini bentuk komitmen Polri dalam mendukung pembinaan talenta digital sekaligus mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat, khususnya pelajar dan generasi muda. Ajang ini menjadi kesempatan bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaik, memperluas pengalaman bertanding, sekaligus mempersiapkan diri mewakili Polda Maluku pada Kapolri Cup,” ujar Brigjen Pol. Arif.

Menurutnya, seluruh peserta harus menjadikan kompetisi sebagai wahana pembentukan karakter dengan menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, kejujuran, tanggung jawab, serta menghormati setiap lawan maupun keputusan dewan juri.

Ia juga mengingatkan agar kemajuan teknologi dimanfaatkan secara positif dan tidak disalahgunakan untuk aktivitas yang melanggar hukum.

“Jangan sampai kemajuan teknologi justru membawa kita pada penyebaran hoaks, ujaran kebencian, perjudian online, penyalahgunaan narkoba maupun berbagai tindak pidana siber. Jadilah generasi yang cerdas, berintegritas, dan mampu menjadi pelopor keamanan di lingkungan masing-masing,” tegasnya.

Wakapolda juga meminta seluruh dewan juri dan panitia menjaga profesionalisme, objektivitas, transparansi, dan menjunjung tinggi prinsip fair play, sehingga kompetisi benar-benar menghasilkan atlet-atlet terbaik yang siap membawa nama baik Maluku di tingkat nasional.

“Turnamen ini bukan sekadar mencari pemenang, tetapi menjadi sarana mempererat persatuan, membangun semangat kolaborasi, memperkuat silaturahmi, serta mencetak generasi muda Maluku yang unggul, kreatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045. Saya yakin dari ajang ini akan lahir atlet-atlet e-sport terbaik yang mampu harumkan nama Maluku di tingkat nasional bahkan internasional,” tambahnya. (NS)

Views: 5
Facebook
WhatsApp
Email