11 ABK Kapal yang Terbakar di Banda Tak Ditemukan, Operasi SAR Berakhir
IMG-20251128-WA0016

AMBON,Nunusaku.id,- Tim SAR Gabungan kembali melakukan operasi pencarian hari terakhir terhadap 11 anak buah kapal ikan KM.Maluku Prima Makmur 03 yang terbakar di perairan Banda.

RBB Basarnas Ambon, Kamis (27/11), dikerahkan melakukan pencarian korban arah Selatan pulau Haruku, Pulau Saparua dan Pulau Nusalaut Kabupaten Maluku Tengah.

Tim Rescue Kansar Ambon beserta Potensi SAR menggunakan KN SAR 242 Bharata menuju Area Pencarian pada Koordinat :

A. 3°54’50.40″S , 129°15’57.96″E

B. 3°18’48.24″S , 129°15’57.96″E

C. 3°18’51.48″S , 130°24’25.20″E

D. 3°54’50.40″S , 130°24’25.20″E

Sebelumnya, setiba di titik koordinat awal kejadian terbakarnya kapal ikan, keluarga korban melakukan ritual adat dan doa bersama tim SAR gabungan.

“Namun dari pencarian yang dilakukan sejauh 128 NM, Heading 153.67° arah Tenggara dari pelabuhan Tulehu tunjukkan hasil nihil,” beber Kepala Kantor SAR Ambon, Muhammad Arafah, Jum’at (28/11).

Demikian pula KN Hiu 14 PSDKP yang  mendapat perintah guna melaksanakan Operasi SAR selama dua hari guna mencari para korban juga tak buahkan hasil.

“Operasi pencarian yang dilakukan KN Hiu 14 dari Perairan Tual, Perairan Gorom dan Perairan Utara Banda Neira nihil,” ungkap Arafah.

Sama halnya dalam koordinasi dengan DISNAV Ambon dan SROP Ambon terkait Pemapelan dengan hasil nihil.

Arafah menegaskan, karena para korban tidak ditemukan dan operasi SAR sudah mencapai batas waktu, serta sesuai hasil koordinasi dan evaluasi bersama keluarga korban, maka ops SAR dihentikan dan ditutup.

“Keluarga telah ikhlas. Namun bila dikemudian hari ada informasi terkait keberadaan korban maka Ops SAR dapat dibuka kembali,” jelas Arafah.

Dirinya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat selama sepekan operasi berlangsung.

Ke-11 ABK korban kapal ikan terbakar yaitu Yakob Arnyanyi (60), Kien Julson Sabandar (51), Misran Sumenda (51), Finsen Rahayaan (27), Deki Tatael (59) , Hengki Tatael (21), Agung Mamentiwalo (29), Oksin Tatael (31), Otnjel Kolotja (51), Jefry Langelo (62) dan Melvin Rolando Hitalessy (26). (NS)

 

Views: 4
Facebook
WhatsApp
Email