
AMBON,Nunusaku.id,- Kecelakaan laut lagi-lagi dialami kapal motor, walau telah ada himbauan BMKG terkait cuaca ekstrim. Kali ini menimpa Kapal Motor (KM) Wasabi yang berpenumpang 10 orang.
Bertolak dari Uru Waelawa tujuan Kota Ambon, namun setiba di sekitar perairan Pulau Tiga, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Sabtu (19/4) sekitar pukul 23.50 WIT, kapal dihantam gelombang tinggi.
Akibatnya, kapal mengalami kebocoran sehingga menyebabkan kerusakan mesin akibat terendam air laut. Kapal terombang-ambing di tengah lautan.
Beruntung, kapal berhasil diselamatkan KN SAR Abimanyu, Minggu (20/4). Operasi penyelamatan dilakukan usai Basarnas Ambon menerima informasi terkait kondisi kapal dan penumpang.
Satu unit KN SAR Abimanyu beserta tim Rescue Basarnas Ambon pun dikerahkan menuju perairan Pulau Tiga pada koordinat 3°37’52.86″S-127°54’27.61″E, jarak -+ 30 NM, dan Heading 284° arah Barat dari kantor SAR Ambon guna melaksanakan Ops SAR.
“Minggu dini hari, sekira pukul 03.33 WIT, walau dalam kondisi gelombang tinggi, KN SAR Abimanyu berhasil temukan Kapal KLM.Wasabi dalam kondisi hanyut di sekitar perairan Pulau Tiga Maluku Tengah,” tandas Kepala Basarnas Ambon, Muhamad Arafah, Minggu (20/4).
Setelah ditemukan selamat kata Arafah, seluruh korban lantas dievakuasi menuju Desa Asilulu guna diserahkan kepada pihak keluarga.
“Kami sampaikan terima kasih kepada seluruh tim SAR dan potensi SAR lainnya yang terlibat dalam operasi ini sehingga bisa berjalan lancar dan semua penumpang selamat,” jelasnya.
Berikut nama-nama penumpang KLM Wasabi: Lanikah Rumbia (42), Harlan Latuwael (25), Lauke Wally (50), Kardi Rukun (24), Sofyam Madilis (35), Kardi Lesilawang (27), Hasrul Wally (L/24), Nurdin Wally (24) Alimin (40) dan Adin (21). (NS)





